Microsoft Perbarui Copilot, Hadirkan Fitur AI Multi-Model dan Copilot Cowork
Microsoft memperkenalkan sejumlah peningkatan baru pada layanan kecerdasan buatannya, Copilot. Pembaruan ini mencakup integrasi beberapa model AI sekaligus serta peluncuran fitur baru bernama Copilot Cowork yang kini mulai tersedia untuk pengguna dalam program akses awal.
Dirangkum dari Reuters, Selasa (31/3/2026), Copilot kini mampu menggunakan lebih dari satu model AI dalam satu alur kerja. Microsoft menggabungkan teknologi dari OpenAI dan Anthropic agar sistem dapat menghasilkan jawaban yang lebih akurat.
Melalui fitur bernama “Critique”, satu model AI akan membuat respons, sementara model lainnya akan melakukan pengecekan terhadap kualitas dan keakuratan sebelum hasil ditampilkan kepada pengguna.
Selain itu, Microsoft juga menghadirkan fitur “Council” yang memungkinkan pengguna membandingkan jawaban dari berbagai model AI secara berdampingan. Pendekatan ini dirancang untuk membantu pengguna mendapatkan perspektif yang lebih luas serta mengurangi risiko kesalahan atau informasi yang tidak akurat dari AI.
Pembaruan lain yang menjadi sorotan adalah peluncuran Copilot Cowork, sebuah fitur yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman kolaborasi dengan AI yang lebih mandiri. Fitur ini memungkinkan AI tidak hanya merespons perintah, tetapi juga menjalankan tugas yang lebih kompleks secara otomatis dalam berbagai aplikasi kerja.
Copilot Cowork dikembangkan dengan pendekatan agentic AI, yang memungkinkan sistem memahami konteks pekerjaan dan menyelesaikan tugas multi-langkah. Teknologi ini juga memanfaatkan kombinasi model AI dari berbagai penyedia untuk meningkatkan hasil kerja serta efisiensi pengguna.
Microsoft saat ini mulai menggulirkan Copilot Cowork kepada pelanggan yang tergabung dalam program Frontier, yang memberikan akses awal ke fitur-fitur terbaru. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mempercepat adopsi AI di lingkungan kerja sekaligus menguji teknologi baru sebelum dirilis lebih luas.
